Survey Dampak Program Dana Bergulir Terhadap Pengentasan Kemiskinan dan Kesempatan Kerja di Provinsi Jambi

Tahun 2008

 
 

Pendahuluan

1.1.    Latar Belakang

Kementerian Koperasi dan UKM telah melaksanakan berbagai program perkuatan kepada koperasi dan UMKM. Program tersebut telah menyalurkan dana di provinsi Jambi sebesar  Rp.76,11 milyar kepada 341 koperasi 149 LKM selama periode waktu tahun 2000 – 2007. Keberadaan dan perkembangan dana perkuatan koperasi dan UMKM tersebut perlu dipantau dan dievaluasi secara berkala dan berkelanjutan sebagai bagian dari pengelolaan dana publik secara akuntabel.

Permasalahannya selama ini kegiatan pemantauan dan avaluasi program dana perkuatan kurang efektif sehingga Kementerian Koperasi dan UKM kesulitan menyajikan data perkembangan dana perkuatan tersebutkepada pihak lain yang terkait. Data yang tersedia umumnya berkaitan dengan data penyaluran dana perkuatan kepada berbagai koperasi dan UMKM, serta besaran dana perkuatan.

Pada sisi lain, tuntutan informasi mengenai keberadaan dan perkembangan dana perkuatan tersebut pada saat ini, keluaran dan hasil dana perkuatan tersebut terhadap kinerja koperasi dan UMKM anggota koperasi penerima program perkuatan, serta dampaknya terhadap pencapaian tujuan nasional. Sesuai dengan sasaran program perkuatan maka salah satu ukuran keberhasilannya diukur dengan ;(1) kontribusi penggunaan dana perkuatan tersebut terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat dan PDB UMKM, (2) kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja, dan (3) kontribusinya terhadap pengentasan kemiskinan.

Disampingan untuk memenuhi asas pengelolaan program perkuatan yang akuntabel, data perkembangan dana perkuatan dan dampaknya diperlukan untuk merumuskan kebijakan dan tindak lanjut dari program perkuatan kepada koperasi dan UMKM. Berdasarkan pertimbangan tersebut , maka survey dampak program perkuatan koperasi dan UMKM yang dikelola oleh Kementerian Koperasi dan UKM perlu dilaksanakan secara komprehensif dan obyektif, serta dapat mencerminkan perkembangan dana perkuatan tersebuit secara nyata.

Survei dampak program perkuatan koperasi dan UMKM juga diperlukan dalam rangka membangun basis data dasar bagi upaya pemberdayaan koperasi dan UMKM. Adanya basis data dasar koperasi dan UMKM dapat digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan KUKM dalam rangka meningkatkan produktivitas dan daya saingnya, sehingga pemerintah dapat memberdayakan koperasi dan UMKM lebih optimal pada masa mendatang.

1.2.    Tujuan

Kegiatan survey dampak program perkuatan koperasi dan UMKM mempunyai tujuan yang strategis. Adapun tujuan tersebut adalah ;

1.    Untuk mengetahui perkembangan dana perkuatan  koperasi dan UMKM

2.    Untuk mengetahui dampak Dana perkuatan terhadap kinerja koperasi, Kinerja Lembaga Non Koperasi dan Kinerja UMKM

3.    Untuk mengetahui dampak dana perkuatan terhadap ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan melalui permodalan dan pendapatan.

1.3.    Keluaran

Dari hasil survey dampak dana perkuatan koperasi dan UMKM diharapkan dapat diperoleh suatu keluaran berupa ;

1.    Hasil evaluasi dampak dana perkuatan terhadap kinerja koperasi dan lembaga non koperasi beserta kinerja UMKM, ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan

2.    Hasil evaluasi dampak dan perkembangan dana perkuatan koperasi dan UMKM, sehingga dapat dirumuskan kebutuhan pemberdayaan koperasi dan UMKM pada masa mendatang.

1.4.    Ruang Lingkup

Survey dampak program perkuatan koperasi dan UMKM memiliki ruang lingkup kegiatan. Ruang lingkup kegiatan tersebut menjadi batasan bagi survey yang dilakukan. Adapun ruang lingkup kegiatan yang dimaksud adalah melakukan survey tentang dampak dana perkuatan terhadap kinerja koperasi, kinerja lembaga non koperasi dan kinerja UMKM, perkembangan ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan.

 

 

Informasi Lebih Lengkap,  Anda dapat menghubungi :

Dinas  Koperasi dan PKM  Provinsi Jambi,

Jl. Jend.  Ahmad Yani No. 11, Telanai Pura, Jambi

Telp. (0741)  61740 - 60804, Fax. (0741) 61740