|
Survey Dampak Perkuatan Dana Bergulir Terhadap Koperasi dan UMKM di Provinsi Jambi Tahun, Tahun 2009 |
|||
Pendahuluan |
|||
|
1.1. Latar Belakang Selama krisis moneter berlangsung pada 10 tahun yang lalu, koperasi dan UMKM telah membuktikan eksistensinya. Bahkan koperasi dan UMKM telah membantu menggerakan roda perekonomian yang terhambat akibat krisis moneter tersebut. Koperasi dan UMKM juga membantu menyerap tenaga kerja dan menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan selama krisis berlangsung. Menyadari peran koperasi dan UMKM tersebut maka kementrian koperasi dan UKM telah melaksanakan berbagai program perkuatan agar koperasi dan UMKM dapat tumbuh dan lebih eksis lagi dalam perekonomian nasional. Sejak tahun 2000 hingga tahun 2007 telah diluncurkan 9 program yang berkaitan dengan penguatan dan bantuan dana bergulir kepada koperasi dan UMKM. Dari 20 program penguatan dalam rangka menumbuhkembangkan koperasi dan UMKM maka didapati 9 program yang terkait langsung dengan perkuatan dan bergulir untuk koperasi dan UMKM. Kesembilan program tersebut juga telah dilaksanakan di provinsi Jambi. Kesembilan program dimaksud adalah program : PKS BBM, MAP, system kelompok tanggung renteng, sektor agribisnis, P2KUM, LKM, PERKASSA, P2KUM dan UP2K. Dalam kurun waktu 2000-2007 telah diberikan dana bergulir untuk koperasi dan UKM di Provinsi Jambi sebesar Rp. 44,164 milyar. Dana tersebut disalurkan kepada 288 koperasi dan 149 LKM yang digulirkan kepada UMKM yang menjadi anggotanya. Keberadaan dana bergulir tersebut diprovinsi Jambi telah membantu koperasi dan LKM dalam penyediaan permodalan bagi UMKM yang menjadi anggotanya. Diharapakan dana bergulir bagi perkuatan koperasi dan UMKM akan dapat mendorong peningkatan kinerja koperasi dan UMKM tersebut. Bila kinerja koperasi dan UMKM meningkat sebagai dampak penggunaan dana bergulir dimaksud maka akan terdorong pula timbuh dan kembangnya ekonomi kerakyatan di provinsi Jambi. Hal tersebut juga akan memberi dampak terhadap perekonomian provinsi Jambi. Untuk melihat perkembangan dan dampak perkuatan dana bergulir terhadap kinerja koperasi dan UMKM di provinsi Jambi maka diperlukan suatu survey. Dari hasil survey tersebut akan dapat dirumuskan kebijakan yang dapat mendorong tumbuh dan kembangnya dana bergulir bagi koperasi dan UMKM. Disamping itu juga akan dapat didesain pula kebijakan yang menstimulir peningkatan kinerja koperasi dan UMKM yang menerima dana bergulir tersebut. 1.2. Tujuan Survey Kegiatan survey dampak perkuatan dana bergulir terhadap koperasi dan UMKM mempunyai tujuan yang strategis. Adapun tujuan tersebut adalah: 1. Untuk mengetahui perkembangan program perkuatan dana bergulir untuk koperasi dan UMKM 2. Untuk mengetahui dampak perkuatan dana bergulir terhadap kinerja koperasi dan kinerja UMKM 1.3. Keluaran Survey Dari hasil survey dampak perkuatan dan bergulir terhadap koperasi dan UMKM dapat diperoleh keluaran berupa: 1. Hasil evaluasi perkuatan dana bergulir terhadap kinerja koperasi dan UMKM sehingga dapat dirumuskan program pemberdayaan bagi koperasi dan UMKM penerima dana bergulir di masa datang. 2. Hasil evaluasi perkembangan program perkuatan dana bergulir pada UMKM sehingga dapat direkomendasikan keberlanjutan program tersebut pada masa mendatang 1.4. Alur Pikir Survey Selama krisis moneter, koperasi dan UMKM dapat tetap eksis sehingga dapat menampung tenaga kerja yang menganggur akibat pemutusan hubungan kerja. Akan tetapi pasca krisis tersebut koperasi dan sulit berkembang karena keterbatasan sumberdaya modal yang dimilikinya. Kondisi tersebut berakibat pada penurunan daya saing dan kemampuan berkembang dari koperasi dan UMKM. Agar koperasi dan UMKM dapat berkembang dan miliki daya saing yang tinggi maka diperlukan bantuan dana untuk permodalan. Untuk itu, pemerintah melalui kementrian Negara koperasi dan UKM telah meluncurkan program dana perkuatan untuk koperasi dan UMKM. Ada 9 program dana perkuatan dan 1 program pemberdayaan terhadap koperasi dan UMKM. Dari program yang diluncurkan untuk koperasi dan UMKM tersebut diharapkan memberi dampak terhadap koperasi dan UMKM. Program perkuatan dana bergulir bagi koperasi dan UMKM diharapkan memberi dampak terhadap peningkatan kinerja usaha dari koperasi peserta bak selaku badan usaha dan pengelola pinjaman dari dana bergulir selaku badan usaha indikator kinerja koperasi terlihat pada perolehan pendapatan, sisa hasil usaha, harta dan modal usaha. Sedangkan selaku pengelola pinjaman, indikator kinerja koperasi terlihat pula pada jumlah pinjaman, jumlah peminjam dan jumlah kemacetan pengembalian pinjaman. Disamping itu, program perkuatan dana bergulir bagi koperasi dan UMKM diharapkan pula berdampak terhadap peningkatan kinerja usaha dari UMKM. Peningkatan kinerja tersebut terlihat pada indikator keberhasilan UMKM berupa peningkatan omset usaha, modal usaha dan keuntungan usaha dari UMKM. 1.5. Batasan Survey Survey dampak perkuatan dana bergulir terhadap koperasi dan UMKM memiliki batasan kegiatan. Batasan kegiatan tersebut menjadi ruang lingkup untuk survey yang dilakukan. Adapun batasan kegiatan yang dimaksud adalah melakukan survey tentang dampak perkuatan dana bergulir terhadap kinerja koperasi dan UMKM. Dana bergulir tersebut disalurkan melalui 9 program perkuatan dana bergulir dan 1 program pendukung berupa program pemberdayaan layanan pengembangan bisnis. Program dimaksud telah mencairkan dana sejak tahun 2000 hingga tahun 2007.
|
|||
|
|||