STUDI POTENSI PENGEMBANGAN SENTRA UKM DI SULAWESI SELATAN

 
 

ABSTRAK

 

Penelitian ini merupakan survei pada sentra usaha kecil di Sulawesi Selatan. Populasi adalah sentra UKM yang terdapat di daerah penelitian, yaitu sentra UKM di Kabupaten Gowa, Kabupaten Bone, dan Kota Makassar. Penentuan sampel dilakukan secara purposif berdasarkan pertimbangan aspek homogenitas dan kondisi riil unit usaha. Jumlah sampel sentra UKM di Kabupaten Gowa sebanyak 3 sentra dengan 22 unit usaha, Kota Makassar sebanyak 6 sentra dengan 27 unit usaha, dan Kabupaten Bone sebanyak 4 sentra dengan 27 unit usaha. Total jumlah sentra adalah 13 sentra dengan 76 unit usaha. Data diperoleh melalui wawancara dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, serta metode “kelayakan” menggunakan sejumlah indikator.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji kondisi pengelolaan sentra usaha kecil dan menengah (UKM), (2) memberikan gambaran potensi pengembangan sentra UKM, dan (3) merancang pemetaan sebaran potensi sentra UKM berdasarkan jenis usahanya di Sulawesi Selatan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kondisi pengelolaan sentra UKM di Sulawesi Selatan saat ini dari aspek administrasi masih sangat lemah,  pemasaran dominan pada tingkat lokal, bahan baku sebagian besar diperoleh dari daerah setempat, modal usaha umumnya antara Rp. 10-20 juta/bulan, permintaan menunjukkan tren yang meningkat per tahun, lokasi usaha strategis dan mudah dijangkau, teknologi yang digunakan umumnya masih tradisional, dan kurang mendapat dukungan dari pemerintah, 2) potensi pengembangan sentra UKM di Sulawesi Selatan terbagi atas potensi tinggi, sedang, dan rendah, dan 3) pemetaan potensi pengembangan sentra UKM di Sulawesi Selatan yang masuk kategori potensi-tinggi adalah sentra UKM songkok bone, sentra UKM bosara, dan sentra UKM perajin besi di Kabupaten Bone. Kategori potensi-sedang adalah sentra UKM meubel dan sarung tenun sutera di Kabupaten Gowa, dan sentra UKM meubel, tukang jahit jok, kompor dan perajin emas di Kota Makassar. Sedangkan sentra UKM

batu merah di Kabupaten Gowa, perajin jok kursi dan perak di Kota Makassar, serta perajin kuningan di Kabupaten Bone termasuk kategori potensi rendah.

Berdasarkan temuan di atas, maka direkomendasikan bahwa pengembangan sentra UKM songkok Bone, bosara, hasil kerajinan perajin besi di Kabupaten Bone harus diprioritaskan. Kemudian sentra UMK meubel dan sarung tenun sutera di Kabupaten Gowa, dan sentra UKM meubel, tukang jahit jok kursi, perajin kompor dan emas di Kota Makassar perlu pembinaan dan pembimbingan secara berkelanjutan. 
 
 

Informasi Lebih Lengkap,  Anda dapat menghubungi :

Kantor Balitbangda Provinsi Sulawesi Selatan,

Jalan urip Sumoharjo No. 269, Gedung G, Lantai III - IV
e-mail :
balitbangda@litbangda-sulsel.go.id
Telp. +62 411 436937
Fax. +62 411 436934
Contact Person :   Kepala Sub Bidang Inventarisasi dan Publikasi